Polisi Tangkap Belasan Pengedar Narkoba di Kota Bogor, Dua Orang Masih di Bawah Umur : Okezone Megapolitan

Berita165 Dilihat

BOGOR – Sebanyak 18 tersangka dalam kasus penyalaggunaan narkotika dan obat-obatan di wilayah Kota Bogor dibekuk polisi. Dua tersangka di antaranya diketahui masih kategori di bawah umur.

“Dua anak di bawah umur ataupun anak yang berkonflik dengan hukum karena terlibat dalam penyalahgunaan edaran atau jual beli dari obat-obatan,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso, Jumat (18/8/2023).

Kedua anak tersebut, diketahui menjual obat keras tanpa izin dalam sebuah toko kelontong. Adapun para pembelinya mayoritas adalah para pengamen.

“Obat keras ini kebanyakan dikonsumsi oleh anak-anak muda atau para pengamen kebanyakan itu jadi efek yang ditimbulkan adalah rasa kepercayaan diri dan berani sehingga tidak ada rasa malu untuk mengamen ataupun dan lainnya,” jelasnya.

Sedangkan, untuk tersangka lainnya terdiri dari berbagai kasus mulai dari narkotika jenis sabu, ganja dan tembakau sintetis. Adapun barang buktinya 86,37 gram sabu, 349,92 gram ganja, 24,56 gram tembakau sintesis dan 2.980 butir berbagai obat keras.

“Peredarannya ada di seluruh kecamatan di Kota Bogor,” jelasnya.

Para tersangka dijerat Pasal 111 dan 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 tahun hingga 20 tahun penjara. Lalu, untuk obat-obatan dijerat Pasal 345 dan 436 UU RI Nomor 16 Tahun 2023 hukuman paling singkat 5 tahun penjara.

“Ini yang di antaranya menjadi penyebab banyak disalahgunakan untuk tawuran, balap liar dan lain sebagainya. Kita lakukan operasi terus penindakan, terus penangkapan terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan ini,” tutupnya.


Follow Berita Okezone di Google News


(wal)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Baca Juga  Pelaku Pasar Tunggu Hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rupiah Lanjut Turun

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *