MotoGP Mandalika Masih Merugi, CEO Sirkuit Sepang: Malaysia Juga Dulu Sama : Okezone Sports

Berita166 Dilihat

JAKARTA – CEO Sepang International Circuit (SIC), Azhan Shafriman Hanif, memberikan dukungan untuk Indonesia agar terus optimis menggelar ajang MotoGP. Azhan mengatakan Malaysia juga sempat berjuang sebelum akhirnya rutin menjadi tuan rumah ajang balap motor paling bergengsi tersebut.

Holding BUMN Pariwisata, InJourney, pada Juni lalu mengungkapkan bahwa penyelenggaraan edisi perdana MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 2022 lalu masih belum menguntungkan. Bahkan, acara tersebut menimbulkan kerugian yang cukup besar.

InJourney mencatat pagelaran MotoGP Mandalika 2022 memberi kerugian sebesar Rp50 miliar untuk sirkuit yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu. Bahkan, untuk event World Superbike (WSBK) kerugiannya mencapai Rp100 miliar.

Hal itu terjadi karena jumlah pengeluaran pihak penyelenggara masih lebih besar daripada jumlah pemasukannya. Alhasil, pada gelaran perdana MotoGP tahun lalu di Indonesia menimbulkan kerugian yang besar.

Kendati demikian, CEO SIC, Azhan Shafriman, mengatakan bahwa Indonesia tak perlu bersedih hati. Pasalnya, dulu Sirkuit Sepang juga sepi peminat dan mengalami kerugian pada tahun-tahun awal penyelenggaraan MotoGP yang dimulai pada 1999 silam.

“Dulu kami juga pada 1999, mengalami keadaan yang sama, tak jauh dari apa yang dialami Mandalika saat ini. Tapi pada tahun-tahun yang akan datang keuntungannya akan ada, yang jelas kami bersedia untuk membantu Mandalika menjadi lebih baik lagi,” kata Shafriman dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8/2023).


Follow Berita Okezone di Google News


 “Soal keuntungan setiap grand prix kami tidak akan beritahu angkanya, tapi selama kami membuat acara ini, selalu positif. Dan keuntungannya cukup untuk kami, jadi Mandalika harus positif, walaupun sekarang negative, tahun demi tahun kita akan belajar apa yang perlu diperbaiki dan kami akan membantu,” tambahnya.

Baca Juga  Begini Inovasi WIKA dalam Wujudkan Indonesia Maju

Shafriman pun menyebut bahwa SIC siap berbagi ilmu dengan Mandalika untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MotoGP Indonesia. Bahkan, beberapa bantuan sudah diberikan pihaknya pada edisi tahun lalu.

“Kami tidak melihat Mandalika sebagai kompetitor, tapi kami lihat Mandalika ini sebagai saudara serumpun. Bahkan, adanya Mandalika menambah pilihan penonton, mau nonton MotoGP di sana, di Sepang atau dua-duanya, jadi itu bagus untuk penonton,” ujar Shafriman.

“Sebelum ini kami juga mengirim bantuan staf-staf kami ke Mandalika untuk membantu race management dan juga kami diberitahu bahwa Mandalika bakal mengambil marshall dari kami untuk membuatnya lebih baik,” pungkasnya.

MotoGP Mandalika 2023 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13-15 Oktober mendatang. Sedangkan MotoGP Malaysia 2023 bakal digelar hampir sebulan kemudian, tepatnya pada 10-12 November.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *