Canggih! Pelajar Indonesia Bersaing dalam Kompetisi Robotik Internasional di Taiwan : Okezone Edukasi

Berita164 Dilihat

TAIWAN – Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Tanah Air tiba di Taichung, Taiwan untuk mengikuti Kompetisi World Greenmech 2023 yang digelar di National Chung Hsing University, Taichung, Taiwan pada, Kamis 3 Agustus 2023. Mereka akan berkompetisi dalam ajang kompetisi robotik internasional tersebut

Kepala Sekolah Tarakanita Blok Barito Jakarta Selatan, Dwi Astuti Nurwati,  berharap anak dididiknya dapat memberikan yang terbaik dalam ajang internasional tersebut. Dia berharap semua peserta dapat memberikan yang terbaik.

“Harapannya yang berikan yang terbaik, kami juga tidak menargetkan ke anak-anak, supaya mereka tidak jadi beban,”ujarnya saat menemani siswanya di  Bandara Soetta, dikutip, Rabu (2/8/2023).

Semua siswa yang berangkat tahun ini kata dia, adalah yang pertama kali mengikuti Kompetisi World Greenmech. 

Oleh karena itu dia berharap, apa yang telah dipelajari di Rumah Edukasi, dapat diterapkan secara baik dalam ajang kompetisi robotik internasional tersebut. 

 BACA JUGA:

“Berikan yang terbaik seusai yang telah dilatih. Karena mereka ini umumnya adalah yang pertama semua, karena tahun lalu membawa kelasnya yang sudah naik semua,” ujarnya.

“Jadi berikan yang terbaik, jika sudah lakukan yang terbaik apapun hasilnya mereka pulang dengan rasa bangga,” katanya.

Di tempat yang berbeda, Direktur Rumah Edukasi, Mulia Anton mengatakan,

World Greenmech 2023 merupakan kompetisi tingkat dunia yang diikuti lebih dari 200 tim dari 12 negara yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Rusia, India, Amerika Serikat (AS), China, Hong Kong, dan Taiwan. Kompetisi World Greenmech yang terdiri dari 4 jenis kompetisi, yaitu Greenmech Junior dan Programmer Junior untuk tingkat SD, Greenmech dan R4M (Robot for Mission) untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Tujuan dari kompetisi adalah mendorong semangat kreativitas dan kerja sama tim dalam menyelesaikan masalah melalui brainstorming dalam membuat sebuah konstruksi bangunan mekanika dimana setiap tim terdiri dari 3 sampai 4 siswa, menginspirasi peserta untuk menghargai aplikasi saintifik,” ujarnya.

“Dan mengembangkan pendidikan sains yang kreatif dengan menggabungkan pemikiran yang kreatif ke dalam struktur bangunan sehingga peserta dapat mengaplikasikan teori sains dan kreativitas dan dapat mendemonstrasikan hasil dari pendidikan sains yang kreatif,” ucapnya.

Baca Juga  Berantem Sama Pacar, Bule Asal Inggris Rusak Penginapan di Lombok : Okezone News


Follow Berita Okezone di Google News


Apa itu Robot for Mission (R4M)?

Robot for Mission (R4M) adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program coding agar robot dapat menyelesaikan misi, dimana misi kompetisi internasional kali ini adalah untuk menyelesaikan beberapa misi di Pelabuhan. Kompetisi ini bertujuan menginspirasi kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot.

Selain itu, kompetisi ini juga menanamkan semangat kerja sama tim dimana setiap tim terdiri dari maksimal 4 siswa dan setiap siswa memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut. Setiap tim dibebaskan membuat berbagai macam model robot sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh panitia dan dapat menggunakan berbagai macam perangkat untuk mengoperasikan robot tersebut, seperti smart phone, pads, laptop.

Kompetisi R4M yang inovatif ini merefleksikan kolaborasi “human-machine” dan membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya.

Greenmech Junior adalah sebuah kompetisi membuat 2 projek mekanika sederhana untuk mengaplikasikan prinsip sains elastisitas karet dan katrol. Kompetisi Greenmech Junior ini diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa.

Programmer Junior adalah sebuah kompetisi menyelesaikan 6 misi di Laut dimana setiap tim harus memiliki strategi dalam merencanakan penyelesaian masalah dan melakukan coding Robot tanpa komputer agar Robot bisa menyelesaikan misi dengan tepat dan cepat. Kompetisi Programmer Junior ini diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa.

“Ini adalah untuk keempat kalinya Indonesia mengikuti kompetisi tingkat dunia yang sangat kreatif dan satu-satunya di dunia yang menggabungkan Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics ke dalam sebuah hasil karya yang kreatif yang sangat sejalan sekali dengan program Merdeka Belajar Kemendibud Ristek RI dan sangat bermanfaat dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga  Kerja Sama iNews dengan MTP Momen Pererat Persaudaraan untuk Persatuan Bangsa : Okezone News

Pada keikutsertaan pertama pada 2017 tim Greenmech tingkat SD Indonesia berhasil mendapatkan perhargaan best performance overseas team sebagai tim yang pertama kali ikut dan mendapatkan penghargaan terbaik.

“Keikutsertaan kedua pada 2018 tim Greenmech SD dan R4M SD Indonesia berhasil meraih penghargaan honorable mention (Juara Harapan). Sementara pada partisipasi ketiga di tahun 2019 di Taichung, Taiwan tim R4M SD dan SMA Indonesia berhasil meraih juara 2 dunia, tim R4M SMP berhasil meraih juara 3, tim Greenmech Junior berhasil meraih Juara Harapan,” tutur Anton.

Dalam ajang kompetisi tingkat dunia tahun 2023, Indonesia diwakili 18 tim:

• 3 tim Greenmech Junior tingkat SD:

– SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 1 Nasional)

– SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 2 Nasional)

_ SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara Harapan Nasional)

• 1 tim Programmer Junior tingkat SD:

– SD Tarakanita 1 (Juara 1 Nasional)

• 6 tim Greenmech tingkat SD, SMP, dan SMA:

– SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 1 Nasional)

– SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 2 Nasional)

– SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 3 Nasional)

– SMP Surabaya Taipei School (Juara 1 Nasional)

– SMP Tarakanita 4 Jakarta (Juara 3 Nasional)

– SMA Islam Terpadu Almaka (Juara 2 Nasional)

• 8 tim R4M tingkat SD, SMP, dan SMA:

– SD Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

– SMP Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

– SMP Surabaya Taipei School (Juara 2 Nasional)

– SMP PGRI 2 Ciledug (Juara 3 Nasional)

– SMA Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

– SMA Jakarta Taipei School (Juara 2 Nasional)

– SMAK 5 Penabur Jakarta (Juara 3 Nasional)

– SMA Tarakanita Gading Serpong (Juara Harapan Nasional)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *