6 Fakta Kebakaran Hutan Hawaii, Muncul Teori Konspirasi : Okezone News

Berita157 Dilihat

Angka korban meninggal menambah panjang duka sekaligus memunculkan beberapa fakta kebakaran hutan Hawaii, Amerika Serikat (AS). Kebakaran hutan di Maui tersebut disebut sebut sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut.

Gubernur Hawaii Josh Green bahkan mengatakan jumlah korban jiwa akan masih terus bertambah. Data terbaru menyebutkan jika kebakaran yang bermula pada malam pada Selasa, (8/8/2023) tersebut telah merenggut nyawa 99 orang.




Dikatakan Green, tim pemulihan yang menyisir rumah dan kendaraan yang terbakar menjadi abu di Hawaii bisa saja menemukan 10 hingga 20 korban lagi per hari. “Tidak ada yang bisa dilihat kecuali kehancuran total,” kata Green, Minggu waktu setempat.

Berikut 5 Fakta Kebakaran Hutan Hawaii

1. Api Bergerak 1 Mil Setiap Menit

Green mengatakan, bahwa kebakaran hebat yang melanda hutan di Hawaii dipicu musim panas yang kering dan angin kencang dari badai sehingga api di Maui bergerak cepat melahap semak-semak yang kering. Angin bertiup kencang sekitar 81 mil perjam (mph) sehingga api menyebar dengan cepat.

“Kami percaya (kecepatan angin) antara 60 mph dan 81 mph melintasi bagian pulau itu, dan itu berarti bahwa api menempuh jarak satu mil setiap menit. Dengan angin seperti itu dan suhu 1.000 derajat, pada akhirnya semua gambar yang Anda lihat akan mudah dipahami,” kata Green.

Baca Juga: Dorong Desa Wisata, Pertamina Luncurkan Wajah Baru Balkondes Wringinputih


Follow Berita Okezone di Google News


2. Korban Bisa Lebih dari 100 Orang

Sejauh ini korban meninggal yang berhasil ditemukan mencapai 99 orang. Tapi, tidak menutup kemungkinan angka tersebut akan terus bertambah mengingat pencarian masih terus dilakukan. Green menyebutkan, ratusan orang masih belum ditemukan.

Baca Juga  Kalahkan Pesaingnya, Simak 5 Keunggulan Mitsubishi XFORCE Berikut Ini : Okezone Otomotif

Jumlah korban jiwa tersebut melebihi tsunami yang membunuh 61 orang pada 1960. Sehingga disebut menjadi bencana terburuk dalam 100 tahun terakhir. “Kebakaran itu pasti akan menjadi bencana alam terburuk yang pernah dihadapi Hawaii,” tambah Green.

3. Tidak Ada Korban dari WNI

Perwakilan Indonesia di Los Angeles telah melakukan koordinasi dengan kelompok masyarakat Indonesia di Hawaii. Sejauh ini belum ada laporan korban warga negara Indonesia (WNI) dalam bencana tersebut. Terdapat sekitar 600 WNI yang menetap di Hawaii. Kebanyakan bekerja di sektor pariwisata dan menjadi ABK.

“KJRI Los Angeles terus memonitor situasi dan berikan imbauan kepada para WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha kepada media, Jumat, (11/8/2023).

4. Ribuan Orang Menjadi Pengungsi

Administrator FEMA Deanne Criswell mengatakan ada 1.418 orang terpaksa menginap di tempat penampungan darurat. Selain itu, pemerintah juga menyediakan 400 kamar hotel dan 1.400 unit dari Airbnb disediakan ditambah 160 warga selamat berbagi tempat tinggal.

Selain memberikan penampungan, pemerintah juga Hawaii juga memberikan bantuan dengan memberikan hibah sebesar USD700 untuk makanan, air, obat-obatan dan kebutuhan mendesak lainnya. “Kami terus mengidentifikasi apa yang dibutuhkan,” kata Administrator FEMA Deanne Criswell.

5. Kemunculan Teori Konspirasi

Seperti biasa, setiap bencana melahirkan teori konspirasi di media sosial tentang pihak rahasia yang memicu kebakaran tersebut hingga klaim tentang penggunaan sinar laser. Unggahan tersebut berasal dari berbagai sumber dan akun.

Secara umum menyiratkan bahwa “elite” atau lembaga pemerintah dengan sengaja memulai kebakaran. Seperti di tik tok yang memperlihatkan video dan gambar yang mengklaim kebakaran bukanlah bencana alam – melainkan disebabkan oleh “senjata energi terarah”, “sinar laser”, atau ledakan – telah ditonton jutaan kali.

Baca Juga  Tak Punya Usaha, Investor Restui Delisting & Buyback Saham OCAP

6. Paris Hilton Jadi Sorotan

Sosialita Paris Hilton dan suaminya, Carter Reum, menjadi sorotan tepatnya mendapatkan hujatan karena justru mengunggah momen liburan di Maui. Pasangan ini dinilai tak punya empati.

Alasannya, karena lokasi liburan mereka hanya berjarak 48 kilometer dari kawasan kebakaran hutan mematikan yang melanda Maui. Dalam foto unggahannya, Paris tampak berciuman dengan sang suami dengan latar matahari terbenam.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *